Cara Budidaya Ulat Jerman Yang Sangat Mudah Dilakukan

Ulat jerman adalah salah satu jenis ulat yang banyak dibudidayakan oleh banyak orang karena memiliki harga jual yang lumayan. Cara untuk membudidayakan binatang yang satu ini juga terbilang mudah. Anda bisa mencoba untuk membudidayakannya apalagi jika anda tahu prospek penjualan ulat jerman juga cukup baik. Jika anda berhasil melakukan budidaya, anda dapat menjual ulat tersebut pada penjual pakan burung atau kepada pembeli secara langsung. Jika tertarik untuk melakukan budidaya maka berikut ini adalah cara budidaya ulat jerman yang sangat mudah dilakukan dan juga hanya menggunakan bahan-bahan sederhana.

Menyiapkan wadah

Meskipun cara budidaya ulat jerman terbilang mudah, anda tetap harus memahami cara tepatnya dna jangan sembarangan dalam melakukan pembudidayaan. Jika anda tidak memperhatikan setiap langkahnya dengan baik, keberhasilan tentunya akan lebih sulit untuk di dapatkan. Sebelum mulai melakukan budidaya, anda perlu untuk mempersiapkan peralatan dan juga bahan yang akan digunakan. Beberapa bahan untuk melakukan budidaya antara lain seperti kota kayu dengan ukuran 40 x 60 cm dan memiliki tinggi 10cm saja. Beri alat berupa lakban pada bagian kotak kayu agar lebih nyaman untuk tempat tinggal larva.

Siapkan larva

Setelah menyiapkan tempat tinggal ulat, anda bisa menyiapkan larva. Mulailah dengan menggunakan larva sebanyak 500 buah saja. Beri makan gandum dan juga pepaya mentah atau buah dan sayur yang mengandung banyak air. Beri minum ulat jerman sekali saja dalam sehari yakni sekitar jam 10 malam dan jangan berganti-ganti jam. Hal ini bertujuan agar pencernaan ulat tetap baik sehingga pertumbuhannya juga akan baik.

Melakukan penyisihan atau sortir

Apabila sudah dilakukan hal tersebut anda hanya tinggal menunggu sambil mengamati pertumbuhan binatang tersebut. Biasanya para pembudidaya ulat jerman akan membuat beberapa kotak kayu yang di tata seperti rak sehingga mudah untuk pemeriksaan atau pemantauan. Kumbang jerman biasanya akan menetas setelah waktu 15 hari setelah menjadi ulat kecil. Jika setelah 15 hari telah menjadi kumbang maka anda harus segera melakukan pemisahan.

Ulat jerman siap panen

Lakukan pemisahan antara telur, kumbang dan juga ulat jerman yang sudah berusia 1 bulan. Anda bisa melakukan pemisahan dengan menggunakan sebuah alat penyaring sehingga akan lebih mudah. Panen ulat akan dapat dilakukan dalam waktu sekitar 3 bulan. Ulat yang tadinya kecil-kecil akan berubah menjadi ulat besar dengan bentuk yang menggemaskan. Kandungan gizi pada ulat ini juga sangat banyak sehingga sangat cocok untuk dijadikan pakan burung hingga ikan. Apabila anda sudah berhasil melakukan ternak ulat jerman dengan satu kotak, selanjutnya bisa mulai untuk menambah kotak hingga anda bisa memiliki banyak kotak. Usaha sampingan ini akan sangat membantu perekonomian karena harga ulat dengan jumlah sedikit juga lumayan mahal. Selain itu, modal yang digunakan untuk budidaya juga tidak besar.

Cara budidaya ulat jerman yang telah disampaikan sangat mudah sekali dilakukan bukan? Jika anda sudah memahami setiap langkahnya maka langsung saja menyiapkan bahan dan kemudian praktekkan satu persatu langkah tersebut. Jika anda berhasil, budidaya ini akan membantu menambah pemasukan apalagi jika perawatan ulat jerman juga tidak terlalu sulit dilakukan. Saat ini ada banyak sekali orang yang memelihara burung yang paket utamanya adalah ulat jerman. Hal ini yang menjadikan usaha budidaya ulat jerman akan terus menarik dan layak untuk dicoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *